Monthly Archives: August 2013

Proses Pernapasan Pada Manusia


Telah kita ketahui bersama bahwa betapa pentingnya bernapas itu. Pada saat bernapas terjadi masuk dan keluarnya udara ke saluran pernapasan. Mengapa bisa demikian? Udara dapat masuk dan keluar paru-paru karena adanya tekanan udara luar dengan udara dalam paru-paru.
Perbedaan tekanan ini disebabkan oleh terjadinya perubahan besar-kecilnya rongga udara, rongga perut, dan rongga alveolus. perubahan besarnya rongga ini terjadi karena kerja otot-otot pernapasan, yaitu otot antara tulang rusuk dan otot diafragma.
Pada proses pernapasan meliputi 2 tahap, yaitu proses inspirasi dan proses ekspirasi, sebagai berikut :
1. PROSES INSPIRASI
INSPIRASI
Pada proses inspirasi ini terjadi pengisapan oksigen dari luar ke dalam paru-paru, proses ini dapat dilihat pada gambar disamping.
Bila otot diafragma berkontraksi, maka diafragmanya akan mendatar. Pada waktu inspirasi maksimum, otot antartulang rusuk berkontraksi sehingga tulang rusuk terangkat. Keadaan ini akan menambah besarnya rongga dada. Mendatarnya diafragma dan terangkatnya tulang rusuk menyebabkan rongga dada bertambah besar, diikuti mengembangnya paru-paru, sehingga udara luar masuk melalui hidung.

2. PROSES EKSPIRASI
EKSPIRASI
Proses ekspirasi ini terjadi ketika kita menghembuskan udara. Pada proses ini terjadi proses pengeluaran karbon dioksida dan uap air dari paru-paru keluar tubuh. proses ini dapat dilihat pada gambar disamping.
Pada gambar terlihat otot-otot dinding diafragma mengendur dan ditekan ke atas oleh organ perut, tulang rusuk kembali ke posisi semula, sehingga rongga dada menyempit. Akibatnya udara dapat terdorong keluar paru-paru.

Sumber : http://www.materisekolah.com/proses-pernapasan-pada-manusia/#ixzz2ZMKMIYMh

Advertisements